Keunikan Rasa Ice Cream di Tempo Gelato

Ice cream merupakan salah satu makanan favorit semua kalangan yang berbahan dasar susu sapi yang diolah bersama dengan whipped cream, gula, sedikit agar-agar, ditambah dengan aneka macam pemberi rasa. Wajar jika kedai yang menyajikan ice cream cukup menjamur di Yogyakarta dan telah mengalami banyak inovasi rasa dan tampilan, sehingga semakin menarik para pecinta ice cream untuk merasakan sensasi rasa ice cream yang berbeda beda. Bahkan, juga menjadi salah satu kuliner yang diincar oleh para wisatawan dalam negeri.

Salah satu kedai ice cream yang akan kami ulas kali ini adalah Tempo Gelato. Bagi para pecinta ice cream atau orang yang mencintai segala sesuatu berbahan dasar susu pasti telah mengetahui tempat ini. Sekalipun di Yogyakarta telah berdiri berbagai kedai yang menyajikan ice cream , namun Tempo Gelato bagi penulis memiliki keunikan tersendiri. Dan rasanya sayang jika tidak berkunjung ke sana.

Keunikan Rasa Ice Cream di Tempo Gelato
Keunikan Rasa Ice Cream di Tempo Gelato. Sumber: @tempogelato1

Tempo Gelato telah menjadi tempat hits beberapa waktu belakangan ini. Selain karena tempatnya yang bagus dan cukup instagramable untuk dikunjungi karena desain bangunan yang terlihat modern juga karena sajian rasa ice cream di sini sangat bervariasi, bahkan rasa-rasa yang kurang digunakan dalam pembuatan ice cream di Tempo Gelato di sajikan. Ada paling tidak 20 varian rasa di sini. Banyak bukan? Mulai dari rasa standar seperti cokelat, matcha, vanila, dan lain-lain. Juga terdapat rasa yang unik seperti kayu manis dan jahe. Jarangkan merasakan ice cream rasa jahe? Selain rasanya yang enak, beragam, dan unik, yang menarik dari ice cream di Tempo Gelato ini adalah warnanya yang cantik. Selain itu, tekstur ice creamnya pun begitu lembut.

Jika Anda tertarik untuk datang ke sini, Anda perlu menyiapkan uang minimal 20.000 rupiah, mengingat harga minimal di tempat ini sekitar 20.000 rupiah. Pemesanan ice creamnya beragam. Anda bisa memesan menggunakan cone yang bisa dimakan atau menggunakan cup berbagai ukuran dengan estimasi harga yang berbeda. Anda pun bisa memesan rasa yang berbeda ice cream di sini. Jika Anda membeli dua varian rasa Anda cukup membayar dengan harga 20.000 rupiah, tiga varian rasa Anda cukup membayar 40.000 rupiah, empat varian rasa Anda cukup membayar dengan 60.000 rupiah, dan lima rasa Anda perlu membayar 115.000 rupiah.

Tempo gelato telah dibuka sejak pukul 11.00 pagi dan akan ditutup pukul 22.00 malam. Jika Anda berminat mencobanya, maka datanglah ke Tempo Gelato diantara waktu tersebut. Saat ini Tempo Gelato telah memiliki dua kedai. Kedai yang pertama berdiri di daerah Jalan Prawirotaman no 43, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta. Dan kedai kedua berada di Jalan Kaliurang KM 5,2. Kami merekomendasikan tempat ini sebagai ajang berkumpul dengan sahabat Anda, apalagi jika sahabat Anda sedang membutuhkan ketenangan untuk cerita, kami rasa sangat nyaman. Selain bisa menikmati ice cream dengan varian rasa yang banyak, Anda pun bisa memanfaatkan wifi gratis di sini, hehe.

Nama : Tempo Gelato
Alamat: Jalan Prawirotaman no 43, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta
Peta Google Maps : https://goo.gl/maps/aN6bXmXA6xq

Sekian ulasan kami mengenai Tempo Gelato, semoga Anda tertarik datang ke sana dan tertarik membagikan artikel ini. Jangan lupa ajak-ajak keluarga jika mau makan es krim disini yah. Jika anda dari luar Jogja. Menggunakan jasa sewa mobil Jogja dari kami juga boleh kq. 🙂

 

Nimati Keunikan Gudeg Manggar di Rumah Makan Manggar Manding

Makanan khas Yogyakarta yang telah membekas di benak wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri adalah Gudeg. Sajian gudegpun diberbagai warung tampak sama baik isi maupun bumbunya. Namun ada salah satu gudeg yang cukup berbeda dari gudeg biasanya dan telah menjadi ikon kedai gudeg di daerah Bantul yaitu Rumah Makan Manggar Manding yang berada di daerah Parangtritis. Salah satu bedanya gudeg yang disajikan ditempat ini adalah penggunaan bunga kelapa sebagai sayurnya, karena gudeg pada umumnya menggunakan nangka muda.

Penggunaan bunga kelapa inipun ternyata ada sejarahnya, konon dulunya makanan ini merupakan makanan yang disantap oleh permaisuri kerajaan. Karena berdasarkan cerita bunga kelapa yang dijadikan komponen dalam pembuatan gudeg ditemukan ketika masanya Kerajaan Mataram Islam yang ada lima abad yang lalu. Gudeg manggar ini ditemukan oleh salah satu permaisuri di kerajaan yang melihat potensi banyaknya pohon kelapa di sekitar kerajaan. Dan ketika diolah menjadi masakan ternyata banyak yang menerima dan menggemarinya, jadilah gudeg manggar manding ini dipertahankan sampai sekarang, meskipun jarang untuk bisa ditemui.

Baca juga :

Kenapa jarang ditemui? Penyebabnya adalah karena sulitnya mencari bunga pohon kelapa. Mengingat penanaman pohon kelapa di daerah sana tidak sebanyak di daerah dengan penghasilan utamanya adalah kelapa. Selain itu, manggar yang digunakan pun bukan sembarangan manggar melainkan karena adanya kualifikasi tertentu seperti manggar dari pohon yang sudah tidak produktif dan lain sebagainya.

Nikmati Keunikan Gudeg Manggar di Rumah Makan Manggar Mading
Nikmati Keunikan Gudeg Manggar di Rumah Makan Manggar Mading. Sumber: IG @sasacatalia

Pada dasarnya, rasa gudeg manggar tidak jauh berbeda dengan gudeg lainnya karena proses pembuatan dan komponen bumbu yang digunakan relatif sama. Yang membedakan adalah sayur nangka yang biasanya ada dalam gudeg digantikan dengan bunga kelapa ini. Pendapat mereka yang telah mencobanya beragam. Ada yang mengatakan rasanya unik, rasanya sama dengan gudeg pada umumnya, atau bahkan ada yang merasa aneh merasakan bunga kelapa tersebut. Bisa jadi karena belum terbiasa mengkonsumsinya saja. Selain gudegnya yang cukup unik, di rumah makan inipun juga disediakan berbagai minuman spesial seperti teh batok, special juice fantacia green, teh poci, dan lain sebagainya. Keunikan lainnya adalah tempat makan ini memiliki arsitektur tradisional yang menyatu dengan alam tapi juga mempertahankan konsep rumah makan yang mewah.

Nama : Rumah Makan Manggar Manding
Alamat : Jalan Parangtritis KM 11.5 Manding, Bantul, Yogyakarta
Peta Google Maps : https://goo.gl/maps/fDqmeTfpg852

Jika Anda tertarik mencobanya maka datang saja ke Jalan Parangtritis KM 11.5 Manding, Bantul, Yogyakarta. Rute menuju lokasi ini tidak terlalu sulit untuk ditemukan, karena pada dasarnya berada di Jalan Parangtritis yang biasa dilewati siapapun yang ingin berkunjung ke Parangtritis. Lokasi Rumah Makan Manggar Manding berada di sebelah selatan perempatan lalu lintas Manding. Jika Anda berkunjung ke Parangtritis tidak ada salahnya untuk mencoba cita rasa baru dari olahan gudeg bersama teman maupun keluarga Anda. Sekian ulasan kami mengenai Rumah Makan Manggar Manding ini, semoga bermanfaat bagi Anda dan dapat Anda bagikan kepada teman lainnya.

Nikmati Kelezatan Mie Ayam Popeye Pak Surami

Mie ayam merupakan makanan yang biasa ditemukan diberbagai kota di Indonesia, meskipun mie sendiri merupakan makanan khas yang berasal dari hewan panda. Di Yogyakarta sendiri terdapat banyak sekali kedai mie ayam dengan keunikannya masing-masing. Ada yang menyajikan mie ayam seperti mie ayam lainnya, ada pula yang memiliki keunikan tersendiri entah karena rasa ataupun tampilannya. Salah satu yang terkenal adalah mie ayam bu sutini, tapi kali ini kami tidak ingin mengulas mie ayam tersebut. Kami ingin mengulas sedikit mengenai mie ayam popeye yang cukup terkenal di sekitar Bantul maupun Yogyakarta sendiri.

Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata popeye? Kartun yang pernah menayangkan sosok super kuat bernama popeye setelah dia memakan bayam? Atau apakah Anda berpikir pemilik kedai menyukai tokoh popeye ini sehingga menamakannya sebagai kedainya menjadi mie ayam popeye? Ternyata bukan itu semua. Nama popeye disematkan karena ketidaksengajaan permintaan pembeli kepada Pak Surami selaku pemilik kedai mie ayam popeye ini. Baca juga : Lezatnya Bakmi Kadin Yang Legendaris

Awalnya Pak Surami adalah penjual mie ayam gerobak seperti penjual mie ayam biasanya. Sajian mie ayamnya standar berisi mie, ayam berbumbu, kuah gurih, dan tentu saja sayuran pendampingnya berupa sawi hijau. Dua tahun setelah beliau mulai berjualan menggunakan gerobak, akhirnya beliau memiliki warung yang menetap dan masih menjual mie ayam dengan sajian mie ayam yang standar seperti penjual lainnya.

Baru sepuluh tahun beliau berjualan pada suatu ketika beliau tidak sengaja membawa ikatan bayam ketika membeli sayur sawi hijau. Ketika berjualan mie ayam beliau pun juga merebus bayam tersebut. Tidak sengaja ada pembeli yang melihatnya dan justru memesan agar sawi hijau yang biasanya berada di mie ayam diganti saja dengan bayam tersebut. Keesokan harinya, si pembeli datang kembali untuk membeli mie ayam Pak Surami dan meminta Pak Surami untuk memberikan bayam rebus kembali dan tidak menggunakan sawi hijau sebagai sayur pendamping mie ayam yang dipesan. Sejak saat itulah mie ayam Pak Surami ini dikenal sebagai mie ayam bayam.

Nikmati Kelezatan Mie Ayam Popeye Pak Surami
Nikmati Kelezatan Mie Ayam Popeye Pak Surami. Sumber IG @jogjafood

Walaupun begitu racikan mie ayamnya tidak berbeda dengan mie ayam lainnya hanya memang rasanya cenderung gurih dan sedikit manis, taburan potongan ayamnya banyak. Yang membedakan adalah sayur pendampingnya sepenuhnya berasal dari bayam. Dimana rebusan bayam ini diletakkan pada mangkuk yang terpisah dan jumlahnya cukup banyak. Sehingga, menyantap bayamnya saja sudah cukup sehat dan mengenyangkan. Apalagi dipadukan racikan mie ayam Pak Surami yang gurih dan sedikit manis.

Walaupun sudah mengganti sayur pendampingnya dengan bayam, Pak Surami masih menyediakan sawi hijau untuk para pelanggan yang masih memesannya. Dalam waktu sehari, biasanya beliau dapat menghabiskan 50 ikat daun bayam dan 20 kg tepung untuk membuat mie. Perlu diketahui bahwa Pak Surami juga membuat mienya sendiri, sehingga bisa Anda pastikan keamanan pembuatan mie ke Pak Surami secara langsung.

Mie ayam Pak Surami mulai buka pukul 08.00 pagi dan tutup pukul 18.00 sore. Selain sajian mie ayam popeye, Pak Surami juga menjual bakso dan soto. Harga satu porsi mie ayam sendiri tidaklah mahal karena hanya Rp 7.000,00 perporsinya.

Nama : Mie Ayam Popeye.
Alamat : Jalan Lingkar Bantul Dusun Code, Desa Trienggo, Kecamatan Bantul.
Peta Google Maps : https://goo.gl/maps/3UKWRmYC2P72

Apakah Anda tertarik mencicipi rasa mie ayam popeye ini setelah membaca ulasan kami? Jika iya, silakan saja datang ke Jalan Lingkar Bantul Dusun Code, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul. Di daerah situ, mie ayam popeye sudah cukup terkenal. Terima kasih telah membaca ulasan dari kami www.cvtugurentcar.com, semoga bisa bermanfaat untuk Anda bagikan kembali.

Nikmati Pedasnya Makanan Khas Yogyakarta: Oseng Oseng Mercon Bu Narti

Yogyakarta selalu menjadi kota yang hidup bahkan ketika di malam hari. Selain memiliki banyak spot wisata yang keren, Yogyakarta juga menyimpan segudang kuliner khas yang banyak, sangat. Mulai dari makanan tradisional khas Yogyakarta seperti gudeg, atau makanan unik seperti sate klathak Pak Pong atau mie Telap 12, Yogyakarta juga memiliki satu kuliner unik yang saat ini pun menjadi makanan khas Yogyakarta yaitu Oseng Oseng Mencon Bu Narti. Selidik punya selidik, Oseng Oseng Mercon Bu Narti ini telah berdiri sejak 1998 dan menjadi pelopor adanya masakan oseng oseng mercon.

Oseng oseng mercon ini adalah ramuan masakan yang sebenarnya didapatkan secara tidak sengaja dibuat oleh orang Bu Narti yang saat itu sedang dibanjiri daging kurban. Ketika dijual ternyata banyak masyarakat yang menyukainya dan menjadi makanan populer hingga saat ini. Bahkan menjadi makanan khas Yogyakarta.

Disebut oseng oseng mercon dikarenakan begitu pedasnya masakan yang dibuat mungkin dirasa seperti ledakan di mulut kali ya. Karena mercon sendiri artinya adalah petasan kalau dalam bahasa Indonesia. Sedangkan di warung Bu Narti sendiri bahan yang dijadikan oseng oseng adalah konyoran. Konyoran adalah sebutan khas orang Yogyakarta, mungkin ada beberapa tempat menyebutkan begitu, untuk menyebut kikil dari sapi, dicampur dengan gajih, dan tulang muda. Oseng-oseng mercon sendiri sekarang telah bervariasi bahan bahan yang digunakan mulai dari menggunakan daging ayam, daging sapi, atau lainnya. Sampai saat ini Oseng Oseng Mercon Bu Narti tetap berada di hati para pelanggannya. Hal ini terbukti dengan selalu dipadatinya warung lesehan milik Bu Narti ini oleh para pelanggan beliau.

Nikmati Pedasnya Makanan Khas Yogyakarta: Oseng Oseng Mercon Bu Narti
Nikmati Pedasnya Makanan Khas Yogyakarta: Oseng Oseng Mercon Bu Narti. Sumber: @makanankhasjogja_online

Bagi Anda penyuka rasa pedas dan tertantang untuk mencobanya silakan datang saja ke Jl KH Ahmad Dahlan, Gang Purwodiningrat, Yogyakarta. Warung Bu Narti berada di pinggir jalan bersebrangan dengan PP Muhammadiyah Yogyakarta. Warung Oseng Oseng Mercon Bu Narti ini mulai buka pukul 18.00 sampai 23.00 WIB. Dan yang perlu diingat, kalau Anda memiliki riwayat sakit maag atau memang tidak menyukai makanan super pedas, Anda bisa memesan menu lain di warung Bu Narti ini karena ada menu ikan bakar, ayam bakar, ayam goreng, dan sebagainya. Atau kalau mau tetap mencobanya, silakan kurang level pedasnya. Hati hati juga dengan para penderita hipertensi, makan kikil juga gajih tidak diperkenankan ya. Gajih berisi lemak yang dapat menambah penyumbatan dalam pembuluh darah Anda dan dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Dan secara jujur kami merekomendasikan menu ini untuk mereka yang memang menyukai makanan pedas dan memiliki tekanan darah yang baik, hehe.

Nama : Oseng Mercon Bu Narti
Alamat : Jalan KH. Ahmad Dahlan, Ngampilan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55262
Peta Google Maps : https://goo.gl/maps/uhNnLfD9qCL2

Sekian ulasan kami kali ini mengenai makanan khas dan unik di Yogyakarta: Oseng Oseng Mercon Bu Narti. Jika Anda berminat silakan berkunjung langsung ke warung tersebut.

Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta

Apabila Anda berjalan jalan ke Yogyakarta bersama keluarga untuk menikmati liburan, tidak lengkap rasanya jika tidak dibarengi dengan melakukan wisata kuliner. Kali ini, kami akan membagikan informasi kepada Anda tempat kuliner menarik yang wajib dikunjungi versi kami, hehe. Ada empat tempat yang kami rekomendasikan untuk Anda kunjungi bersama keluarga atau teman yaitu Sate Klathak Pak Pong, Mie Telap 12, Mie Ayam Tumini, dan Bungong Jeumpa. Berikut ulasan 5 tempat makan yang kami rekomendasikan.

1. Sate Klathak Pak Pong
Sate Klathak Pak Pong merupakan salah satu tempat makan sate cukup unik di Yogyakarta. Tempat ini menyajikan sate kambing dengan tusuk berasal dari jeruji sepeda. Bukan tanpa alasan jeruji besi ini digunakan, tapi menggunakan prinsip penggunaan besi yang bersifat mampu menghantarkan panas akan membuat sate bisa matang sampai ke dalam. Apalagi potongan daging kambing di tempat ini cukup besar dan satu porsi berisi satu piring nasi dan dua tusuk sate kambing. Hal unik lainnya di Sate Klathak Pak Pong adalah kuah yang digunakan. Biasanya penjual sate menggunakan sambal kacang sebagai kuah satenya, tapi di tempat ini menggunakan kuah gulai. Terlihat menggiurkan bukan? Jika Anda begitu penasaran untuk mencobanya, Sate Klathak Pak Pong mulai buka pukul 10 pagi sampai jam 12 malam. Lokasi berada di Jalan Imogiri Timur Km 10 (Timur Stadion Sultan Agung), Bantul, Yogyakarta.

Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta
Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta. Sumber Ilustrasi gambar: IG @yorkie0709

2. Mie Telap 12
Apa yang Anda bayangkan ketika melihat iklan mie instan di televisi? Pernahkah memiliki keinginan untuk memakan semangkok mie persis seperti yang ada di iklan atau bungkusnya? Pernahlah ya? Tapi, kalau kita membuat mie instan sendiri lebih sering ‘jauh panggang dari api’ meniru tampilan mie instan di iklan ataupun bungkusnya. Nah, bagi Anda yang pernah memiliki keinginan yang sama dengan penulis hehe bisa mencoba makan di Mie Telap 12. Tempat ini akan memberikan sensasi untuk memakan mie instan sesuai dengan tampilan mie pada bungkusnya. Harga perporsinya sekitar Rp12.000,00 sampai Rp18.000,00. Tempat makan mie ini berada di Jalan Pandeyan, Yogyakarta.

Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta
Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta. Sumber ilustrasi: IG @nonosuratno

3. Mie Ayam Tumini
Mie Ayam Tumini merupakan salah satu tempat makan mie ayam paling legendaris di Yogyakarta. Mie Ayam Tumini biasanya terjual habis hingga 700 porsi dalam satu hari. Usut punya usut salah satu yang membuat banyak orang menggemari mie ayam ini adalah kuahnya yang kental, manis, dan gurih. Wajar saja jika antrian untuk membeli mie ayam ini selalu mengular. Jika kamu tertarik untuk datang dan mencobanya, alamat Mie Ayam Tumini ada di Jalan Imogiri Timur no. 187, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta
Empat Tempat Kuliner yang Harus Anda Kunjungi Ketika Berkunjung ke Yogyakarta. Sumber ilustrasi: IG @missgembil

4. Bungong Jeumpa
Bungong Jeumpa merupakan tempat makan yang menyediakan berbagai menu makanan khas Aceh. Bagi kalian menyukai makanan khas Aceh atau berasal dari Aceh bisa mampir ke tempat makan ini. Menu unggulan di tempat ini adalah teh tarik, kopi aceh, roti cane, martabak aceh, dan mi aceh. Harga menu di sini sekitar Rp10.000,00 sampai Rp25.000,00. Jika Anda tertarik, bisa datang langsung ke daerah Jl. R.W. Monginsidi 12 (Sebelah TK Mutiara Persada) Yogyakarta, atau Ruko Demangan Niaga, Jl. Demangan Baru (Timur Universitas Atmajaya) Yogyakarta, atau Ruko Seturan Square, Jl. Raya Seturan (Depan BRI Seturan) Yogyakarta, atau Ruko Sagan Square, Jl. Prof. Herman Yohanes (Utara Galeria Mall) Yogyakarta.

Sekian ulasan kami, semoga membawa manfaat bagi Anda dan jika Anda berkenan ajaklah sahabat Anda untuk mengunjungi laman kami. Tidak perlu sungkan untuk menyebarkannya. hehe

Lotek Teteg Yogyakarta, Sehat Sederhana & Maknyuss

Lotek TetegJika anda suka makan lotek dan gado-gado, anda harus coba Lotek Teteg Yogyakarta. Warung makan yang terkenal dengan menu loteknya ini bisa dibilang tempat yang legendaris, karena sudah berdiri sejak 1968. Jadi sekarang, di tahun 2016, warung ini sudah berumur 48 tahun. Sebenarnya Lotek Teteg bukanlah nama asli warung lotek ini. Dulu, warung ini bernama “Sederhana,” tapi para pelanggan lebih suka menyebutnya Warung Lotek Teteg karena letaknya memang dekat dengan teteg atau pagar rel kereta api. Di warung ini, tentu saja menu utamanya adalah lotek. Tapi, warung ini juga menyediakan gado-gado, jus, dan berbagai macam minuman lainnya. Bagi pengunjung yang suka lesehan, tersedia tempat lesehan yang nyaman. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin duduk saja, tersedia banyak tempat duduk.

Alamat Lotek Teteg Jogja

 

Lotek dan gado-gado yang disajikan di warung Lotek Teteg memang rasanya lezat. Selain itu, porsinya sangat banyak, jadi cocok untuk orang-orang yang memang sedang sangat lapar. Dan jangan lupa, karena bahan utama lotek dan gado-gado adalah sayur-sayuran, tentunya sehat dan baik untuk tubuh kita. Sama seperti tempat-tempat makan lainnya di kota Yogyakarta, harga makanan di warung ini sangat murah. Untuk satu porsi lotek, kita hanya perlu membayar Rp. 10 ribu saja. Menu minuman juga rata-rata harganya sangat murah. Warung lotek ini letaknya di sebelah timur Stasiun Lempuyangan, berseberangan dengan pom bensin. Jadi, siapapun dapat dengan mudah menemukan lokasi warung lotek ini. Lokasi warung lotek ini ada di Google Maps. Jika anda sedang berlibur di Yogyakarta dan anda menggunakan jasa rental kami, anda tinggal bilang saja mau ke Lotek Teteg dan sopir kami akan mengantarkan anda. Selamat menikmati lezatnya kuliner Jogja!

Jika anda kurang suka lotek dan gado-gado, anda bisa mencoba tempat-tempat wisata kuliner Yogyakarta yang lainnya.

Jadah Tempe Mbah Carik, Kuliner Klasik Namun Asyiik

Jadah Tempe Mbah CarikSaat mendengar nama Kota Yogyakarta, sebagian besar orang akan mengkaitkannya dengan gudeg, yang merupakan makanan khas kota budaya ini. Tapi sebenarnya, di Jogja ada banyak sekali pilihan kuliner yang bisa dicicipi. Salah satu kuliner yang lumayan unik yang bisa dicoba di Yogyakarta adalah Jadah Tempe. Sebenarnya ada banyak sekali tempat yang menjual menu unik ini. Semuanya ada di daerah Kaliurang. Tapi ada satu tempat yang sangat terkenal, yaitu Jadah Tempe Mbah Carik. Warung yang menjual jadah tempe ini lokasinya di jalan menuju ke arah Kaliurang. Tapi, ada juga cabangnya yang letaknya di dalam kota Yogyakarta. Jadi, para pembeli yang tidak ingin jauh-jauh ke daerah Kaliurang bisa membeli di sana.

Biasanya orang penasaran, seperti apa kah makanan jadah tempe itu. Sesuai dengan namanya, jadah tempe adalah makanan yang terbuat dari ketan, dan tempe yang dibacem. Jika dimakan secara bersamaan, kedua makanan ini menghasilkan kombinasi yang nikmat. Jadah tempe sangat cocok untuk dinikmati sambil minum teh atau kopi yang panas. Selain tempe bacem, juga tersedia tahu bacem yang tidak kalah lezat. Jadah Tempe Mbah Carik sudah berdiri sejak lama. Mungkin karena itu lah warung jadah tempe ini lebih terkenal dibandingkan yang lainnya. Padahal, sebenarnya rasa dari jadah tempe yang disajikan hampir sama dengan warung-warung lainnya yang tidak terlalu terkenal.

Lokasi Alamat Jadah Mbah Carik

Jika anda ingin mencoba jadah tempe, anda bisa ke warung yang terletak di jalan menuju ke objek wisata Kaliurang, atau ke cabangnya yang berada di dalam kota Yogyakarta. Jika anda berlibur ke Yogyakarta tapi tidak membawa kendaraan pribadi, anda bisa menggunakan jasa rental mobil CV. Tugu Tour and Rent Car. Perjalanan menuju lokasi warung ini tidak terlalu lama. Biasanya hanya memakan waktu sekitar 40 menit saja. Tapi, saat musim liburan, biasanya jalanan lumayan ramai jadi perjalanan bisa menjadi lebih lama. Maklum, jalur yang dilalui adalah salah satu jalan yang paling ramai di Yogyakarta. Selamat berlibur di Yogyakarta.

Kembali ke daftar tempat wisata kuliner di Yogyakarta.

Bakmi Kadin Yogyakarta, Salah Satu Legenda Kuliner Jogja

Bakmi Kadin YogyakartaDi kota Yogyakarta ada ratusan penjual bakmi. Tapi, hanya ada beberapa yang terkenal di kalangan wisatawan. Salah satu warung bakmi paling terkenal di Yogyakarta adalah Bakmi Kadin. Lokasi warung bakmi, atau lebih tepatnya rumah makan karena menempati bangunan yang cukup besar ini di Jl. Bintaran Kulon no.3 dan 6. Lokasi ini cukup dekat dengan pusat kota, dan relatif dekat dengan tempat-tempat wisata seperti Malioboro. Nama warung bakmi ini diambil dari lokasinya yang ada di seberang kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Lucunya, kebetulan nama pendiri warung bakmi tersebut adalah Karto Kasidin, yang kalau disingkat juga KaDin. Warung bakmi ini sudah lama berdiri, yaitu sejak tahun 1947. Jadi, tidak heran jika warung bakmi yang satu ini jauh lebih terkenal jika dibandingkan dengan warung-warung bakmi lainnya.

Di Bakmi Kadin Yogyakarta, tentu saja yang menjadi menu andalan adalah mie atau bakmi. Warung yang buka dari sore hingga malam hari ini menjual bakmi goreng dan bakmi rebus. Dan tentu saja, selain makanan ada juga beberapa menu minuman baik panas maupun dingin. Satu menu minuman yang menjadi menu khas warung ini adalah wedang bajigur. Jika kita datang ke Bakmi Kadin pada saat weekend atau musim liburan, kita harus sabar menunggu. Walaupun pegawai warung bakmi ini cukup banyak, termasuk tukang masaknya juga cukup banyak, biasanya jika kondisi warung sedang ramai, kita harus menunggu paling tidak sekitar 30 menit sebelum mendapatkan apa yang kita pesan.

Peta Lokasi Bakmi Kadin Jogja

Dari segi harga, Bakmi Kadin cukup terjangkau. Tapi memang, jika kita bandingkan harganya dengan warung-warung bakmi pinggiran yang biasa saja, harganya jauh lebih mahal. Tapi tentunya, tidak adil jika kita membandingkan warung bakmi yang legendaris ini dengan warung bakmi biasa. Apalagi, jika kita lihat foto-foto yang terpajang di sana, ada banyak public figure yang sudah pernah jajan di sana, entah itu artis, ataupun pejabat. Harga seporsi bakmi di Bakmi Kadin berkisar antara Rp. 15 ribu sampai dengan Rp. 30 ribu, tergantung dari apa yang kita pesan. Kita bisa pesan sesuai dengan selera kita, misalnya bakmi goreng dengan tambahan ekstra hati ayam, atau yang lainnya.

Kembali ke halaman daftar tempat kuliner di Yogya.

Angkringan Lik Man, Kesederhanaan Jogja Yang Ngangeni

Angkringan Lik ManSalah satu hal yang disukai oleh para wisatawan dari Kota Yogyakarta adalah suasananya yang unik. Selain itu, di Kota Pelajar ini, harga makanan sangat murah sehingga para wisatawan bisa menikmati berbagai wisata kuliner tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Angkringan Lik Man adalah tempat berwisawa kuliner yang menggabungkan antara suasana Yogyakarta yang unik dengan makanan yang murah. Sesuai dengan namanya, tempat makan ini adalah angkringan, yaitu warung makan sederhana yang menjual nasi bungkus, gorengan, aneka lauk, serta beranekaragam minuman panas maupun dingin. Tapi, ada satu hal yang membuat angkringan yang satu ini istimewa. Angkringan ini mempunyai menu minuman andalan yang disebut dengan Kopi Joss.

Jika dilihat sekilas dari namanya, mungkin orang akan menghubungkan kopi yang satu ini dengan salah satu produk minuman energi. Tapi sebenarnya, Kopi Joss tidak ada hubungannya dengan produk tersebut. Kopi Joss adalah kopi yang pada proses pembuatannya dicampur dengan arang yang nyala membara. Karena masih nyala dan membara, timbullah suara Joss! Jadi itu lah asal nama kopi yang unik ini. Selain memberikan cita rasa yang berbeda, campuran arang panas tadi juga membuat kopi ini awet panasnya. Benar-benar minuman yang pas untuk yang gemar ngobrol lama sambil menikmati camilan entah itu gorengan ataupun yang lainnya. Bagi yang tidak suka minum kopi, angkringan ini juga menyediakan minuman lainnya, seperti teh panas.

Jika mau buru-buru ke angkringan Lek Man, segera lihat peta lokasi alamat angkringan tersebut dibawah ini:

Siapapun dapat dengan mudah menemukan lokasi Angkringan Lik Man ini. Angkringan ini berada di sebelah utara Stasiun Tugu Yogyakarta. Seperti angkringan-angkringan yang lainnya yang ada di Kota Jogja, angkringan ini juga buka mulai sore hari. Dan memang tidak memungkinkan untuk buka pagi atau siang hari karena yang ditempati adalah trotoar yang sebenarnya untuk para pejalan kaki. Pada malam hari, angkringan ini biasanya dipenuhi oleh pembeli. Kita dapat melihat puluhan motor yang parkir berjajar di sepanjang trotoar yang ditempati oleh angkringan ini. Satu tips yang mungkin berguna bagi anda jika berminat untuk mencoba nongkrong di angkringan ini adalah bawalah uang recehan, karena biasanya ada banyak pengamen di sana.

Baca ulasan tempat wisata kuliner Jogja lainnya.